#Furniture

Banyaknya Sabuk Bonceng Anak Apro Di Bandung

kerjasama

Sabuk bonceng anak apro di bandung –berita terkaitusaha penyewaan mainan anak keselamatan berkendara adalah keperluan mutlak untuk orang-orang. Tetapi di jalan raya, kita lihat banyak anak yang dibonceng orang tuanya cuma diikat dengan kain seadanya. Selain sabuk boceng anak apro ada juga jenis sabuk bonceng anak yang lain. Sudah banyak toko di bandung yang menjual sabuk bonceng anak apro. Sudah tidak bisa pungkiri lagi kualitas dan kenyamanan dari sabuk bonceng anak apro ini tapi alangkah lebih baik kita lirik sedikit produk lain yang juga laku dipasaran, masih seputar sabuk bonceng anak juga sedikit berbeda dengan yang lain tapi juga tidak kalah bagus kualitasnya walaupun home industru. Seorang  azwar fauzi membuat design sabuk untuk memboncengkan anak di sepeda motor. Dengan modal awal Rp 700. 000 azwar lantas menghasilkan lima sabuk boncengan. Waktu itu, azwar mengaku, telah ada sabuk boncengan anak yang mengedar di pasar.

Namun, menurut Azwar, product lain itu terbuat berbahan yang keras, hingga tak merasa nyaman waktu dipakai si anak. Ia juga melakukan perbaikan design serta memilih bahan yang lebih elastis, yaitu kain baby ripstop yang umum digunakan untuk bikin tas ransel. Mengenai untuk tali sabuk, azwar menggunakan harness. Photo sabuk boncengan anak yang di beri merk Jafa ini juga lalu ia unggah ke kaskus serta bebrapa website gratis yang lain. Di waktu awal menghasilkan, Azwar memakai system makloon ke penjahit. Tahun 2011, azwar ingat, keinginan untuk sabuk boncengan anak belum banyak. Tetapi, azwar berani mengambil keputusan untuk keluar dari tempatnya bekerja serta punya niat tekuni usaha sabuk boncengan anak.

Manfaat memudahkan pemasaran, azwar pilih tempat usahanya di daerah mriti selatan, surabaya. Untuk sistem produksi dikerjakan di kampung aslinya, yaitu di kelurahan wonorejo, kecamatan srengat, kabupaten blitar. Ia juga mengerahkan tetangga-tetangga yang berprofesi penjahit untuk menghasilkan sabuk boncengan anak. Sekarang ini, ada 23 orang tetangga penjahit di blitar yang ikut serta dalam sistem produksi sabuk bonceng anak jafa. Untuk beberapa pekerjanya, azwar mengaplikasikan system biaya jahit Rp 9. 000 per sabuk. Mengenai gaji untuk tukang potong Rp 7. 000 per sabuk. Tiap-tiap satu minggu sekali, azwar kirim beberapa bahan sabuk dengan truk ke blitar serta mengangkut hasil sabuk boncengan anak dari Blitar. Ia juga merogoh kocek Rp 100. 000 untuk biaya truk Surabaya-Blitar pulang-pergi. Saat ini, azwar dapat menghasilkan 500 sampai 600 buah sabuk boncengan anak. Usahanya juga dalam 4 bulan telah balik modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *